Selasa, 03 Juli 2018

Sepenggal cerita KKN


 SORRY kalau keluar dari temaa

KKN, Kuliah Kerja Nyata, terjun langsung di masyarakat, membaur dengan masyarakat, apalagi ya ?biasanya didaerah yang jauh dengan kota. Aku KKN di tahun 2017 kemarin lebih tepatnya bukan Agustus-September 2017. Disalah satu desa yang ada di Yogyakarta. KKN periode itu dibagi menjadi 2 periode, juli-agustus dan agustus-September. Banyak pelajaran yang bisa diambil ketika KKN, diantaranya kebersamaan, belajar bermasyarakat, kekeluargaan tetapi yang akan aku ceritakan disini bukan masalah itu aku akan cerita tentang berbagi tempat dan berdampingan dengan dunia lain.
KKN Periode B seharusnya memang lebih untung karena sudah ada jembatan dari periode A, tapi apa daya untuk masalah posko dari kelompok kami menginginkn tempat yang berbeda, salah satunya aku, jujur aku pernah berkunjung di posko periode A tersebut yang niatnya mengunjungi mereka kelompok A tapi yang dilihat yang lain. Ketika menunggu kelompok A datang dari masjid lebih tepatnya menunggu yang putra sih, kami sedang duduk di kursi panjang lantai 2, posisi itu siang hari, saat lagi santai tiba-tiba di tangga ada suara orang jalan, tapi setelah aku lihat tanpa ada siapapun. Udah sih saat itu mikirnya positif aja mungkin perasaan aku aja. Abis itu mereka datang dan aku liat dalam kamar mereka, iya kamar karena saat itu mereka menyewa 2/3 kamar sebagai posko karena di tempat KKN kami memang susah nyari kontrakan untuk dijadikan posko. ketika masuk salah satu kamar mereka yang dirasakan hal yang aneh, dan akhirnya aku liat toilet yang ada, diluar pikiranku dan aku melihat tetesan darah. Setelah aku tanyakan dengan salah satu anak kelompok A dia tidak melihat apa-apa. Oke sampai situ alasan kenapa kelompok kami tidak melanjutkan posko yang sama di tempat tersebut.
Kami masih mencari kontrakan terdekat di daerah situ, dan kami menemukan salah satu rumah yang ada di tengah sawah dan tidak ditempati oleh pemiliknya, sebenarnya kami mau disitu, tapi disamping harganya yang mahal untuk kami masa KKN yang hanya sebulan dan kami membutuhkan biaya yang lain akhirnya kami memutuskan untuk tidak mengambil rumah itu. Akhirnya kami mendapatkan tawaran dari bapak RT 01 untuk menempati rumah nya, tetapi posisi rumah itu baru setengah jadi. Setelah berdiskusi kami mengambil rumah itu. Aku saat itu memang gak ikut survey dan akhirnya setuju-setuju aja dengan pengambilan keputusan.
 Tanggal 10 Agustus 2017 kalau gak salah sih, kami resmi KKN ditempat itu. Rumah itu mempunyai Kamar 2 yang sudah ada pintu, ruang tamu, dapur, toilet, gudang, garasi, kamar setengah jadi. Kami membagi untuk 1 kamar cowok dan 1 kamar cewek. Hari pertama kedua aman-aman saja, tetapi fisrasat ku setiap langkah ku ada yang melihat dan kadang ada bayangan lewat. Aku gak pernah sebelumnya dengan anak –anak lain karena aku mikirnya ah paling Cuma bayangan ku aja. Beberapa hari sudah terlewati, dan ini akhirnya aku cerita dengan ketuaku. Ketika aku mandi aku melihat sosok perempuan berambut panjang di sisi pojok kamar mandi semakin aku melihat rambutnya semakin panjang. Memang bukan hal yang aneh lagi bagiku untuk melihat itu. Akhirnya cerita ini aku dan ketua ku pendam, dan kita mikirnya mungkin itu gak akan terulang kembali mungkin dia gak sengaja untuk menampakan diri. Setelah beberapa minggu berlalu banyak kejadian yang mungkin janggal buat ku, (dan akan aku ceritakan diakhir juga karena sebagian kejadiannya sama).
Saat itu teman ku dari anak tatabusana sedang jahit baju disela kesibukan kami, saat itu posisi malam hari sih, dia lembur untuk acara fashionshow yang kan digelar oada salah satu acara ternama. Masih aku inget banget saat itu dia sedang menjahit di kamar yang setengah jadi lebih tepatnya di tempat barang barang kami, dan yang lain nya sedang nonton tv dan sibuk dengan kesibukan masing masing. Saat itu aku dengan anak tatabusana, unyil melihat dia jahit, gak sengaja aku melihat sosok putih yang bergelantung di atas, kupikir itu kain putihnya dia (bego bener kan gak bisa bedain mana kain mana poci) dan si unyil celetuk eh tadi apa ya putih putih itu, dan disitu aku baru sadar kalo ternyata yang liat gak aku aja, akhirnya aku juga bilang kalo aku juga melihat, tapi sejauh itu poci gak ganggu, akhirnya kami sudahi hari itu. Saat itu aku tidur dengan unyil dan yang lain di ruang tamu, iya aku gak pernah tidur di kamar kalau tidur, bukan masalah sempit sebenarnya, tapi aku pernah tidur di kamar saat itu siang hari dan siang itu aku melihat hal aneh (gak bisa diceritakan bentuknya) dan dia itu menurut ku cukup jail untuk ku. Saat aku tidur di luar dengan unyil aku mencium bau kemenyan, ya kali kami bakar kemenyan kan gak mungkin juga kan, setiap malam bau itu berubah kadang amis, kadang harus kadang menyan entahlah.
Suatu malam aku memutuskan untuk izin pulang, karena sesuatu yang tidak bisa di ceritakan disini, dan akhirnya aku memutuskan untuk pulang sekitar jam 10.30 WIB, saat itu jalan satu-satunya untuk lebih cepat sampai di jalan raya adalah jalan sawah, dan ditengah perjalanan saat itu baru mau masuk sawah dipinggiran rumah penduduk lebih tepatnya di bambu melihat api terbang. Dan ketika di jalan fly over jombor aku lewat jalan bawah dan aku mendengar suara minta tolong, udah lah aku biarkan. (sebenrnya kalo mau skip bagian ini skip aja)
Pagi harinya aku jam 5 pagi sampai di posko untuk masak, saat itu tinggal aku sebiji di posko yang lain nya ada kegiatan bikin tempat untuk jimpitan dan mengajar di paud. Ditengah aku masak itu tiba-tiba ada telp akhirnya aku angkat dulu itu telp yang saat itu aku inget banget undah matiin itu kompor dan udah aku rapikan semua bahkan makanan juga sudah disajikan, tetapi saat itu aku mau buang sampah tiba-tiba kompor itu nyala sendiri (okay fine aku dikerjain dia) gak sampe disitu aja. abis itu kan mandi mau ngampus untuk ketemu DPL, ketia selesai mandi mau buka pintu itu susah bener, udah pengen nangis pengen marah dan setelah liat dipojokan ternyata dia tertawa (sumpah serem cuy muka nya gak rata ada darah-darah gitu) dan pintu itu terbuka setelah aku gedor gedor (kayak orang gila ya) akhirnya istrinya pak RT dengar, alhamdullilah banget itu, gak bisa bayangin semikin lama aku natap muka nya dia semakin serem. Iya jadi posko kita itu deket banget dengan rumah pak RT 1 Kayak sebelahan gitu. Okay kali ini aku terselamatkan oleh nya (sorry can, nyil, van, vit, yan masalah ini aku gak cerita ke kalian).
            Saat itu malam hari entah hari apa aku lupa, kami sedang cerita di dapur, iya di dapur karena dapur kami luas dan ada banyak kursi, saat itu sedang asik-asik nya cerita aku liat tangga itu ada anak –anak berlarian sampai aku bilang sama si candra “cand kok itu pada lari lari ngapain ya” dan dia bilang mana gak ada, dan kali kali yang liat Cuma aku aja, setelah itu aku solat menenangkan pikiran, aku emang sengaja solat di tempat putra karena dikamar putri lagi pada tidur tuh dan di kamar putra senggang adanya cholis tidur, aku mikirnya saat itu kamar putra itu aman karena mereka gak pernah cerita yang aneh-aneh dan sebelumnya aku gak pernah masuk ke kamar putra, ternyata tidak juga kamar putra ada penunggu nya, aku melihat sosok hitam nan besar saat itu disebelah si cholis tidur, iya disebelah dan aneh nya si cholis tidur nya biasa aja gitu. Aku kembali ikut nimbrung mereka di dapur lagi aku pindah posisi duduk nih aku duduk nya tak lagi lihat tangga tapi aku liat gudang, ya ampun yang aku lihat orang setengah badan, tubuh gak lengkap. Akhirnya kita memutuskan untuk tidur karena hari mulai larut dan masih banyak proker kita untuk esok hari nya.
            Esok harinya ketika diruang tamu, aku menanyakan vita, apakah ada yang tidur disamping ku selain unyil, dan dia bilang nggk dia tidur di kamar. Dan tiba-tiba candra bilang semalam dia merasa ada yang aneh dikamar seperti ada tumpukan dibutuhnya. Akhirnya tidak aku aja yang mengalami hal aneh ini. beberapa hari kemudian juga ada hal aneh yang dituturkan di unyil saat itu dia di posko dengan ian yang lain lagi bimbel dan kerumah DPL, ada kejadian aneh yang tiba-tiba speaker bisa nyala sendiri, yang sebelumnya jelas-jelas aku cabut semua itu aliran listrik sebelum aku pergi, dan listrik kami katanya mereka tiba-tiba padam hanya lampu depan (kalo gak salah) yang nyala padahal yang lain padam. Kalo dipikir logika gak masuk akal banget kalo semisal konslet hampir semua dan yang tidak hanya lampu 1 didepan aja. kalau kalian tidur bersamaan dengan guling kalian yang berasal dari busa, kali ini aku nggak, aku saat itu tidur dengan posisi lampu mati semua (dan sengaja dimatikan) tiba-tiba aku bangun, dan posisi aku meluk putih-putih, ya allah udah antara kaget serem apalah aku meluk poci.
            Suatu hari ketika hampir selesai nya KKN, udah lah capek banget capek hati pikiran semua nya, ada sosok yang datang mendekat tapi aku tak merespon, bahkan aku biasa saja tanpa menghiraukan nya. Sosok itu persis yang aku liat di joglo, tapi gak tau juga sih sama apa beda. dia terus mencoba interaksi tapi gak aku tangepin, karena aku pengen hidup normal seperti yang lain, dan dia masih berusaha untuk aku respon sekali nya aku respon dia masuk di kaki ku, dan pada akhirnya aku pingsan. Setelah aku sadar aku melihat dia tepat di depan ku dia begitu bahagia melihat teman-teman bingung dengan ku dia tertawa penuh kemenangan.
            Terimakasih kalian yang menjadi bagian pengalaman dari hidupku, terimakasih kalian KKN A maupun B. Akhirnya aku cerita disini.